Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Tiada kata terindah selain ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT, raja dari segala raja yang ada didunia, tuhan yang menurunkan berbagai nikmat yang tak ternilai harganya, serta satu satunya Rabb, yang layak untuk disembah, yang padanya kita berikan totalitas penghambaan dalam hidup ini. Teman, sudah berapa lamakah kita berada didunia? Rasanya belasan tahun bukanlah waktu yang lama untuk bisa tahu segala hal dan beramal dengan pahala berlimpah, tetapi bukan pula waktu yang terbatas untuk berbuat baik terhadap sesama, serta sedikit menorehkan karya dalam kanvas kehidupan. Sahabat, begitu jauhkah perjalanan ini sehingga kita melupakan berbagai kenangan yang telah kita lewati dengan perjuangan dan pengorbanan? Ingatlah, kita adalah pemenang dari seleksi berjuta-juta sperma dalam proses pembuahan, kita adalah seorang bayi yang dalam waktu kurang dari dua tahun bisa berjalan, berteriak, menjerit, bahkan sekedar memelas minta digendong. Sungguh merupakan sebuah percepatan hidup yang tinggi, karena kita pantang menyerah, dan memiliki rasa optimis yang tinggi. Pernahkah terbersit dalam hati kita duapuluh tahun yang akan datang, ketika sudah ada orang yang mendampingi hidup kita untuk mengarungi bahtera kehidupan yang fana ini, ketika sudah ada belasan prajurit kecil lucu yang menangis disekitar kita, ketika peran kita bertambah bukan hanya seorang anak, pelajar, mahasiswa, bahkan kepala rumah tangga, sebuah beban akan diletakan diatas pundak kita yang kecil ini, beban untuk menjadi seorang pemimpin negeri. Ya.. karena kitalah pemilik negeri ini. Bukan para perusak yang setiap hari menggunduli hutan, bukan koruptor yang mengumbar kesenangan pribadi, atau pemimpin dzalim yang hanya memperkaya keluarganya, tetapi kitalah khalifah itu, seorang hamba yang harus memelihara, tidak hanya di Indonesia, tetapi diseluruh penjuru dunia. Saudaraku, marilah kita ingat kembali tujuan hidup didunia. Bukankah sangat jelas dalam Alquran, kita diciptakan hanyalah untuk beribadah. Segeralah mohon ampun atas kekhilafan kita selama ini, karena sesungguhnya Allah maha Pengampun. Ingatlah, tidak lama lagi hidup ini akan berakhir, kita tidak mungkin hidup untuk selamanya. Berkaryalah, berbuat baiklah, dan gunakan modal hidup berupa waktu hanya untuk hal hal yang bermanfaat saja. Wassalamu’alaikum Wr. Wb